Dongkrak Wisatawan, Perbanyak Atraksi Budaya

229

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendar Prihadi siap mendongkrak industri pariwisata Kota Semarang. Apalagi menurut pria yang akrab disapa Hendi ini, potensi wisata Semarang memilki keunggulan dan tidak kalah dengan kota lain dan layak untuk dikembangkan.

”Secara potensi, Semarang sangat besar dan lebih banyak dari kota lainnya. Sehingga pemerintah kota ingin sektor pariwisata Semarang lebih berkembang dan mampu menarik wisatawan untuk datang,” katanya, kemarin.

Cara yang dilakukan, lanjut dia, dengan mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dengan melibatkan Dinas Bina Marga. Apalagi, menurutnya, tanpa keterlibatan instansi lain, pembangunan pariwisata di Semarang malah akan tertinggal dengan kota lainnya.

”Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga harus menambah event berskala nasional maupun internasonal. Sementara Dinas Bina Marga, setidaknya bisa menyediakan jalan yang lebih baik,” ungkapnya.

Saat ini, dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan pengelola objek wisata Sam Poo Kong, salah satunya dengan menambah atraksi seni dan budaya setiap akhir pekan. Terlebih lagi, Sam Poo Kong kini telah menjadi salah satu ikon wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

”Kota Lama, Waduk Jatibarang dan Lawang Sewu pun harus menambah dengan atraksi budaya yang menarik wisatawan. Saya optimistis di desa wisata yang telah dibentuk, para pengelola mampu menciptakan suatu potensi budaya yang bisa diangkat dari daerahnya,” katanya optimistis.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri, mengaku, akan segera menyiapkan atraksi seni dan budaya di setiap tempat wisata yang ada di Kota Semarang di akhir pekan. Selain untuk mendongkrak sektor wisata, secara tidak langsung akan mendongkrak okupansi hotel.

”Biasanya okupansi hotel hanya ramai di weekdays, dengan banyaknya event di akhir pekan diharapkan okupansi pada weekend bisa mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Untuk anggaran atraksi, pentas seni dan budaya akan mulai dianggarkan pada anggaran perubahan 2016. Ia juga meminta agar komunitas seni, dan penggiat wisata Semarang bisa ambil bagian untuk meramaikan wisata Kota Semarang. ”Masyarakat juga harus ambil bagian, dengan menghadirkan kebudayaan lokal untuk menarik wisatawan,” harapnya. (den/aro/ce1)