UNTUK DESA : Bupati Temanggung Bambang Sukarno saat mengadakan pertemuan dengan Dirjen PKP Kemendes Yoltuwu Johozua Markuan di Jakarta. (Humas Pemkab For Radar Kedu)
UNTUK DESA : Bupati Temanggung Bambang Sukarno saat mengadakan pertemuan dengan Dirjen PKP Kemendes Yoltuwu Johozua Markuan di Jakarta. (Humas Pemkab For Radar Kedu)
UNTUK DESA : Bupati Temanggung Bambang Sukarno saat mengadakan pertemuan dengan Dirjen PKP Kemendes Yoltuwu Johozua Markuan di Jakarta. (Humas Pemkab For Radar Kedu)
UNTUK DESA : Bupati Temanggung Bambang Sukarno saat mengadakan pertemuan dengan Dirjen PKP Kemendes Yoltuwu Johozua Markuan di Jakarta. (Humas Pemkab For Radar Kedu)

TEMANGGUNG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temangung bakal mendapat bantuan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) pola kawasan senilai Rp 7,5 miliar dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KemenDesa dan PDTT) RI.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal PKP Kementerian Desa, Yoltuwu Johozua Markuan di Jakarta, Kamis (18/2).

Dalam pertemuan tersebut bupati didampingi anggota DPR RI Komisi X Sudjadi yang merupakan wakil rakyat dari dapil VI. Bambang Sukarno mengatakan, untuk mempercepat pengembangan desa, salah satu yang ditempuh, dengan mendorong percepatan berbagai usaha ekonomi produktif yang dikelola melalui BUMDes. Namun demikian, anggaran yang dimiliki Pemkab untuk pengembangan BUMDes sangat tebatas, sehingga meminta bantuan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Desa.

“Alhamdulilah permohonan kita disetujui, pada tahun ini Kementerian Desa bakal memberi bantuan pengembangan BUMDes kawasan senilai Rp 7,5 miliar yang nantinya diperuntukkan 15 desa,” ujarnya.