Tiga Atlet Muaythai Jateng Seleksi Pelatnas

540
TALENTA MUDA: (Dari kiri) Jihan Ayu Zhavira, Faturahman dan Adinda Putri, saat berpamitan dengan Ketua KONI Jateng Hartono, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TALENTA MUDA: (Dari kiri) Jihan Ayu Zhavira, Faturahman dan Adinda Putri, saat berpamitan dengan Ketua KONI Jateng Hartono, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TALENTA MUDA: (Dari kiri) Jihan Ayu Zhavira, Faturahman dan Adinda Putri, saat berpamitan dengan Ketua KONI Jateng Hartono, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tiga atlet Muaythai Jateng dipanggil untuk mengikuti seleksi pelatnas di Jakarta. Tiga atlet muaythai Jateng masing-masing Faturahman, dan dua atlet putri Tita Adinda Putri dan Jihan Ayu Zhavira mengikuti seleksi untuk bisa masuk Timnas yang disiapkan ke Kejuaraan Dunia di Thailand, Maret mendatang.

Selain ke kejuaraan dunia, para atlet Pelatnas juga diproyeksikan tampil di Kejuaraan Internasional Muaythai Championship di Swiss, 19-29 Mei nanti. ”Harapan kami, para atlet ini bisa dikawal prestasinya agar terus meningkat. Tekad kita bersama tentu mereka menjadi bagian dari tim Indonesia di kejuaraan bergengsi tersebut,” kata pembina Muaythai Indonesia Jateng yang juga Ketua Umum KONI Jateng Hartono kemarin.

Menurut Hartono, PB Muaythai akan memanfaatkan dua even internasional tersebut sebagai ajang penjaringan atlet muaythai untuk SEA Games 2017 di Malaysia, sekaligus Asian Games 2018 di Indonesia.”Saya ingin, anak-anak bisa berjuang agar bisa tampil di Kejuaraan Dunia dan kelak bisa menjadi anggota tim Merah Putih di SEA Games dan Asian Games,” tambahnya.

Di bagian lain, Ketua Harian Muaythai Indonesia Jateng Gunawan Wijaya mengungkapkan, sesuai surat pemberitaan dari PB Muaythai, ada 14 atlet putra dan 5 atlet putri yang dipanggil PB Muaythai untuk mengikuti pelatnas ke Kejuaraan Dunia.”Target kami sih, anak-anak bisa masuk timnas. Ini bisa memberikan pengalaman berharga buat atlet kita agar meningkat teknik dan mental,” kata Gunawan.

Dia menyebut, mereka yang dipanggil adalah para juara nasional. Pihaknya masih memiliki optimisme mereka bisa bersaing dalam seleksi di tingkat nasional. (bas/smu)