MEMBAHAYAKAN : Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Windurojo, Kesesi, Kabupaten Pekalongan melintas di sisi bangunan kelas yang retak dan nyaris roboh. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MEMBAHAYAKAN : Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Windurojo, Kesesi, Kabupaten Pekalongan melintas di sisi bangunan kelas yang retak dan nyaris roboh. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MEMBAHAYAKAN : Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Windurojo, Kesesi, Kabupaten Pekalongan melintas di sisi bangunan kelas yang retak dan nyaris roboh. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MEMBAHAYAKAN : Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Windurojo, Kesesi, Kabupaten Pekalongan melintas di sisi bangunan kelas yang retak dan nyaris roboh. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, setiap hari harus selalu waspada ketika mengikuti pelajaran di kelas. Pasalnya dari 6 ruang kelas yang ada, tiga diantaranya nyaris ambruk. Beberapa sisi tembok ruang kelas juga retak cukup lebar.

Akibatnya ruang belajar mengajar siswa pun digabung. Untuk kelas I dan II digabung menempati satu ruangan, dan dipisahkan hanya dengan menggunakan papan tulis. Demikin juga untuk kelas III dan IV, serta kelas IV dan V, masing-masing menggunakan satu ruang kelas.

Salah satu ruang guru pun terpaksa dikosongkan, karena kondisi bangunannya sangat memprihatinkan. Padahal ruang kelas dan ruang guru tersebut baru saja diperbaiki setahun lalu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013/2014. Namun kondisi bangunan sudah tidak bisa lagi ditempati, karena dikhawatirkan ambruk sewaktu-waktu.