AWAS SIANIDA: Petugas UPTD Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Magelang mengambil sampel menu makanan di aula Mapolres setempat untuk dilakukan uji laboratorium, Kamis (18/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)
AWAS SIANIDA: Petugas UPTD Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Magelang mengambil sampel menu makanan di aula Mapolres setempat untuk dilakukan uji laboratorium, Kamis (18/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)

MAGELANG- Polres Magelang Kota bekerjasama dengan UPTD Laboratorium Dinas Kesehatan setempat menguji menu makanan yang beredar di lingkungan polres. Langkah ini diambil menanggapi instruksi langsung dari Polda Jawa Tengah tentang teror racun makanan oleh teroris. Antisipasi dilakukan dengan mengambil sampel jatah makanan untuk anggota, tahanan dan siswa latihan kerja.

Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto, Wakapolres Kompol Moh Imron beserta jajarannya turut menyaksikan pengambilan sampel makanan yang tersaji di aula Mapolres setempat. Mulai dari nasi, lauk dan air mineral. Semuanya dimasukkan ke dalam kantong plastik secara terpisah.

”Ada isu bahwa Polri menjadi target para teroris melalui pemberian kue brownies yang telah diberi racun sianida. Kami bergerak cepat untuk mengantisipasi. Jangan sampai salah satu dari 573 anggota kami menjadi korban,” jelas Edi, Kamis (18/2).

Edi mengatakan, selain mengecek makanan, penjagaan mapolres juga akan diperketat. Setiap tamu akan diperiksa petugas. Termasuk pembesuk yang membawa makanan untuk tahanan wajib mencicipi menu makanan di hadapan petugas.