Relokasi Pedagang Johar Molor Lagi

348
BUAT LAPAK: Sejumlah pekerja sedang membangun lapak di pasar penampungan pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUAT LAPAK: Sejumlah pekerja sedang membangun lapak di pasar penampungan pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUAT LAPAK: Sejumlah pekerja sedang membangun lapak di pasar penampungan pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUAT LAPAK: Sejumlah pekerja sedang membangun lapak di pasar penampungan pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Relokasi pedagang Pasar Johar ke tempat penampungan sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah kembali molor. Padahal sebelumnya, Dinas Pasar Kota Semarang sudah koar-koar, kalau relokasi akan dilakukan pada pertengahan Februari ini. Namun nyatanya proses relokasi molor hingga akhir Maret mendatang.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko, menjelaskan, saat ini proses pengundian lapak bagi pedagang Pasar Johar yang terkena musibah kebakaran beberapa waktu lalu telah usai. Sebanyak kurang lebih 4.000 pedagang dipastikan telah mendapatkan lapaknya di tempat relokasi sementara kawasan MAJT. Meski demikian, pihaknya masih tetap akan melayani pedagang lain yang belum melakukan registrasi. Sehingga semuanya akan mendapatkan lapak yang menjadi haknya.

”Kami sudah layangkan surat kepada semua pedagang. Intinya, pertengahan Maret harus sudah pindah semua,” ujarnya saat mendampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau lokasi.