Polisi Amankan Dua Pelajar Transaksi Narkoba

BNN Sasar Karaoke di Boja

275

KENDAL—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendal berhasil menangkap dua remaja terindikasi pengguna narkoba. Dua remaja tesebut berhasil ditangkap saat Operasi Yustisi di Boja, kemarin malam.

Kepastian diketahuinya kedua remaja tersebut pengguna narkoba setelah petugas melakukan tes urine kepada keduanya. Yakni dari operasi yang dilakukan dengan menyasar tempat-tempat hiburan malam karaoke. Sedikitnya ada tiga temapat karaoke yang digeledah, sekaligus memeriksa para pengunjungnya. Kegiatan yang melibatkan Satresnarkoba Polres kendal, Kodim 0715/Kendal dan Satpol PP Kabupaten Kendal ini dimulai sekitar pukul 21.00.

Kepala BNN Kabupate Kendal, Teguh Budi Santoso mengatakan bahwa wilayah Kecamatan Boja sengaja dipilih sebagai tempat giat operasi yustisi dikarenakan banyaknya laporan dari masyarakat terkait adanya peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya lainya.“Tempat hiburan kami nilai tempat yang paling rawan dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tempat yang kami sasar, yaknni karaoke D, GA dan S,” ujarnya kemarin.

Di karaoke ini petugas melakukan razia dengan melakukan penggeledahan badan, barang bawaan, dan sepeda motor. Selain itu, petugas juga melakukan tes urine terhadap pengunjung, pemandu lagu dan operator karaoke.“Dari hasil operasi tersebut kami menemukan dua orang yang berinisial H dan W sebagai pengunjung karaoke. Hal itu berdasar kandungan urinenya positif Tetrahydrocannabinol (THC),” tuturnya.

Keduanya langsung dibawa ke kantor untuk dilakukan proses assesment agar diketahui sejauh mana tingkat penyalahgunaan narkoba. Sehingga bisa dilakukan tindakan selanjutnya proses rehabilitasi sesuai dengan hasil asesmen.

Selain itu, BNN setempat juga melakukan sosialisasi gerakan anti narkoba dengan menempel stiker “STOP NARKOBA” di rumah karaoke. Harapannya penghuni dan pengunjung tempat hiburan karaoke sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba.”Pemasangan stiker ini sebagai bentuk sosialisasi BNN Kab Kendal dalam rangka aksi STOP NARKOBA, bagi mereka yang sudah menggunakan agar bisa berhenti dan yang belum menggunakan untuk tidak sama sekali mencoba barang haram ini. Maka kami menempel di lokasi-lokasi strategis yang banyak masyarakat lihat,” terangnya.