Gelapkan Uang Rp 90 Juta, Sales Dipolisikan

381

SEMARANG – Seorang sales bernama Yustinus Amri Kristanto, terpaksa dilaporkan ke polisi. Diduga warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Pati, tersebut menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 90 juta.
Yustinus dilaporkan oleh salah satu perwakilan perusahaan yakni bernama Andi Nugroho, 32, warga Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (18/2) kemarin.

Terlapor merupakan sales di PT Industri Jamu Borobudur Jalan Madukoro, Semarang Barat yang bertugas sebagai penjual produk kepada customer. Namun hasil penjualan tersebut tidak disetorkan kepada perusahaan. ”Mungkin uang itu digunakannya untuk kepentingan pribadi,” ungkap Andi saat memberikan keterangan kepada petugas SPKT.

Dugaan penggelapan tersebut diketahui pihak perusahaan pada April 2015. Saat perusahaan melakukan audit keuangan dan pihak perusahaan mengalami kerugian hingga sebesar Rp 90.414.848 juta. ”Setelah kami lakukan penelusuran, menemukan adanya nota laporan penjualan fiktif,” katanya.

Pihak perusahaan sendiri sudah memintai keterangan atau berusaha untuk mengklarifikasi pada pihak terlapor. Namun demikiaan, terlapor tidak memiliki iktikad baik untuk mengganti atau mengembalikan uang perusahaan yang diduga telah digunakan untuk kepentingan pribadi. ”Sehingga perusahaan mengambil langkah melapor ke polisi untuk menyelesaikan kasus ini,” ujarnya. (mha/zal/ce1)