Data Ulang WP, Kejar Potensi Rp 300 M

323
SPPT PBB: Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan SPPT PBB 2016 di ruang lokakrida Gedung Moch Ikhsan Balai Kota Semarang. (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)
SPPT PBB: Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan SPPT PBB 2016 di ruang lokakrida Gedung Moch Ikhsan Balai Kota Semarang. (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)
SPPT PBB: Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan SPPT PBB 2016 di ruang lokakrida Gedung Moch Ikhsan Balai Kota Semarang. (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)
SPPT PBB: Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan SPPT PBB 2016 di ruang lokakrida Gedung Moch Ikhsan Balai Kota Semarang. (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)

BALAI KOTA – Pendapatan daerah dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) Pemkot Semarang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan secara signifikan. Pada 2016 ini saja menargetkan perolehan pajak sebesar Rp 241 miliar. Meski selalu melebihi target, namun masih ada potensi pajak sekitar Rp 60 yang belum tersentuh.

Oleh karena itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) serta pihak lurah dan camat menginventarisir potensi pajak yang belum tergali tersebut. Salah satunya melakukan pendataan ulang lahan dan bangunan yang belum terdaftar sebagai wajib pajak. ”PBB ini merupakan salah satu pendapatan sektor pajak Kota Semarang yang dipergunakan untuk pembangunan Kota Semarang. Pembagian SPPT ini mengalami kemajuan, tahun lalu bulan Maret baru dibagikan, tapi ini bulan Februari sudah dibagikan. Artinya kita punya jangka waktu yang cukup lama bagi camat lurah mendistribusikan ke masyarakat. Supaya pembayaran pajak semakin meningkat,” terang Hendi, sapaan akrabnya saat penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Gedung Moch Ikhsan, kemarin (18/2).