(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)

BAGI Puteri Fatma, dunia modeling memang sangat menyenangkan di sela-sela kesibukannya kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi salah satu perguran tinggi ternama di Kota Semarang. Ia menganggap jika dunia modeling bisa menularkan hobi foto-fotonya sekaligus jalan-jalan hingga ke luar kota.

”Kalau model sih awalnya hanya hobi dari SMA. Semula hanya iseng saja. Tapi setelah dijalani secara serius, ternyata enjoy juga,” kata dara cantik kelahiran Semarang, 10 November 1994 ini.

Puteri –panggilan akrabnya— mengaku, jika kemampuan modeling-nya didapatkan secara otodidak. Ia sempat mendapatkan job di beberapa kota besar, salah satunya Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Di sana ia diharuskan mengenakan baju adat Dayak. ”Senang sekali di sana, bisa mengenal baju adat dan mengenakannya,” ucapnya.

Meski sangat enjoy di dunia modeling, Puteri mengaku lebih mengutamakan karir sebagai dokter gigi. Karena itu, ia harus selektif memilih job agar kuliahnya tidak terganggu. ”Pintar-pintar memilih job, karena kuliah adalah yang utama. Jadi, saya ambil weekend untuk pemotretan. Saya juga lebih suka jadi model fashion dibandingkan yang lain, apalagi yang pakai buka-bukaan,” candanya.