SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo siap tukar data dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, untuk bekerjasama menggali potensi perpajakan di Jawa Tengah. Sebab sejauh ini masih banyak Wajib Pajak (WP) ataupun pengusaha bandel yang tidak membayar pajak.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Dasto Ledyanto mengakui kondisi tersebut. Sejauh ini, banyak potensi perpajakan di Provinsi Jawa Tengah belum tergali secara optimal. “Maka kami melakukan optimalisasi penerimaan pajak bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Dasto, kemarin.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sendiri berkunjung langsung ke Gedung Keuangan Negara Semarang II, dan menyatakan untuk berkomitmen dalam optimalisasi penerimaan pajak di Provinsi Jawa Tengah. “Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah untuk membantu dalam penggalian potensi perpajakan di daerah,” terang Dasto.

Dalam kerjasama tersebut, lanjut Dasto, dilakukan kegiatan sosialisasi dan pertukaran data antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kanwil DJP Jawa Tengah. “Ini menjadi bahasan utama dalam rapat koordinasi tersebut. Gubernur memberi dukungan penuh. Mereka siap memberikan data yang diminta oleh Direktorat Jenderal Pajak,” katanya.

Seperti diketahui, Provinsi Jawa Tengah dinaungi oleh dua Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, yaitu Kanwil DJP Jawa Tengah I untuk wilayah Pantura dan Salatiga, serta Kanwil DP Jawa Tengah II untuk wilayah Jawa Tengah bagian Selatan. (amu/smu)