30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Sulap Barang Bekas Jadi Barang Bernilai Seni Tinggi

Lebih Dekat dengan Pemilik Satu Kaki yang Terus Berkarya

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

TETAP BERKARYA: Agung Setiabudi, tetap berkarya dan bisa membantu sesama, walaupun memiliki keterbatasan fisik. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TETAP BERKARYA: Agung Setiabudi, tetap berkarya dan bisa membantu sesama, walaupun memiliki keterbatasan fisik. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Memiliki keterbatasan fisik dengan hanya satu kaki, tak membuat Agung Setiabudi, 40, ini menyerah. Warga Kampung Sumenaban RT 3/I Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang ini, tetap berkarya. Menyulap sisa kartu perdana bekas, menjadi benda bernilai seni tinggi. Seperti apa?

ADENNYAR WYCAKSONO

PADA 2014 lalu, Agung harus merelakan satu kakinya diamputasi lantaran penyakit gula yang ia derita. Praktis hanya dengan satu kaki, ia kehilangan pekerjaannya dan hanya bisa beraktivitas di dalam rumah.

”Dulu kaki saya diamputasi, sehingga saya kehilangan pekerjaan. Setelah saya salat, kemudian berpikir mau kerja apa? Secara tidak sengaja melihat sebuah kartu perdana bekas dan terlintaslah untuk membuatnya sesuatu agar lebih bermanfaat,” kata pria kelahiran 1 Januari 1976 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Genjot Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Demak pada triwulan pertama 2018 ini menargetkan bisa memenuhi target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea...

Sebarkan 200 Undangan di Pembukaan TMMD

DEMAK- Dalam rangka pembukaan TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716 Demak,Menurut Pasipers Kodim setempaat, Kapten Inf Yasroji, undangan yang telah disebar ke ke...

Tanggul Sungai Jleper Ambles

DEMAK - Tanggul Sungai Wulan di Dukuh Ngemplak, Desa Jleper, Kecamatan Mijen diketahui longsor dan ambles. Panjang longsoran mencapai 15 meter, lebar 4 meter...

Ada Kotak Temuan Barang di Sekolahku

HAI sobat Eksis, bicara tentang barang hilang tidak usah khawatir lhoo. Sebab, di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, sudah ada sarana untuk menampung barang-barang...

More Articles Like This

- Advertisement -