BERSEKONGKOLAN: Para tersangka penjambretan yang tega berbuat jahat pada kawan sendiri. (MUKHTAR LUTFI/RADAR KEDU)
BERSEKONGKOLAN: Para tersangka penjambretan yang tega berbuat jahat pada kawan sendiri. (MUKHTAR LUTFI/RADAR KEDU)
BERSEKONGKOLAN: Para tersangka penjambretan yang tega berbuat jahat pada kawan sendiri. (MUKHTAR LUTFI/RADAR KEDU)
BERSEKONGKOLAN: Para tersangka penjambretan yang tega berbuat jahat pada kawan sendiri. (MUKHTAR LUTFI/RADAR KEDU)

MUNGKID—Perbuatan sejumlah remaja di kawasan Mertoyudan ini, sama sekali tak pantas dicontoh. Lima pemuda ditangkap polisi karena membuat skenario penjambretan terhadap kawan sendiri. Buntutnya, mereka kini meringkuk di jeruji besi.

Lima pemuda itu berinisial Rr, 19; Ad, 17, keduanya warga Banyurojo dan Ff, 18; Mf, 16; serta Mn 16, ketiganya warga Sumberejo, Mertoyudan. Korbannya, Nur Hikmah, 17, warga Desa Lebak, Kecamatan Grabag. ”Ada yang masih berstatus pelajar,” kata Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto, kemarin.

Dalam aksinya, kelompok pemuda ini men-skenario secara matang. Ada yang berperan sebagai pengantar korban. Ada yang berkedok sebagai pelaku perampasan. Sugiyanto mengatakan, kejadian bermula ketika Nur Hikmah hendak pulang ke rumah usai main di Mertoyudan. Oleh tersangka Rr dan Ad, dia diantar dengan motor Vario. ”Berboncengan tiga,” ucap Sugiyanto.