LARIS MANIS: Stan makanan khas Semarang dan Sukoharjo yang menyuguhkan nasi ayam, tengkleng, dan olahan daging kambing, sudah ludes sejak pukul 08.00 sebelum acara pelantikan dimulai. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LARIS MANIS: Stan makanan khas Semarang dan Sukoharjo yang menyuguhkan nasi ayam, tengkleng, dan olahan daging kambing, sudah ludes sejak pukul 08.00 sebelum acara pelantikan dimulai. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LARIS MANIS: Stan makanan khas Semarang dan Sukoharjo yang menyuguhkan nasi ayam, tengkleng, dan olahan daging kambing, sudah ludes sejak pukul 08.00 sebelum acara pelantikan dimulai. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LARIS MANIS: Stan makanan khas Semarang dan Sukoharjo yang menyuguhkan nasi ayam, tengkleng, dan olahan daging kambing, sudah ludes sejak pukul 08.00 sebelum acara pelantikan dimulai. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PESTA kuliner yang berisi makanan khas dari 17 kabupaten/kota tersebut justru tidak dinikmati para tamu undangan. Lantaran sudah keburu habis diserbu masyarakat umum dan para PNS saat upacara pelantikan masih berlangsung. Padahal, beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono sudah mengimbau agar masing-masing stan membawa sedikitnya 300 porsi dengan tiga varian sajian makanan.

Sebenarnya, kuliner gratis tersebut baru boleh dinikmati usai pelantikan. Tapi kenyataannya, beberapa kuliner yang disajikan sudah ludes ketika para tamu undangan belum beranjak meninggalkan kursi. Malahan, stan makanan Semarang dan Sukoharjo yang menyuguhkan nasi ayam, tengkleng, dan olahan daging kambing, sudah ludes sejak pukul 08.00. ”Kami sudah buka sejak pukul 07.00. Baru satu jam, sudah tiga baskom tengkleng habis,” kata Anita, penjaga stan makanan.

Praktis, tamu dari luar Semarang yang datang ke lokasi agak siang, tidak kebagian makanan khas tersebut. Melihat hal itu, kabupaten lain urung menyajikan makanan. Makanan dari Kota Surakarta akan disajikan usai pelantikan. ”Kalau disajikan sebelum acara pelantikan, bisa langsung habis sebelum acara dimulai,” kata Honda Hendarto, penjaga stan makanan Surakarta.

Selain tengkleng, Kabupaten Sukoharjo juga menyajikan jenang krasik, sego liwet, dan minuman beras kencur dan kunir asem. Beberapa makanan dari daerah lainnya yakni lontong tuyuhan, soto klethuk, jenang, serta jajanan pasar. (amh/mha/ida/ce1)