TNI dan Warga Berantas Hama Sundep

237
BERANTAS HAMA: TNI dan Warga Desa Telogorejo, Kecamatan Wonosalam melakukan sepmrot massal hama padi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERANTAS HAMA: TNI dan Warga Desa Telogorejo, Kecamatan Wonosalam melakukan sepmrot massal hama padi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERANTAS HAMA: TNI dan Warga Desa Telogorejo, Kecamatan Wonosalam melakukan sepmrot massal hama padi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERANTAS HAMA: TNI dan Warga Desa Telogorejo, Kecamatan Wonosalam melakukan sepmrot massal hama padi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Petani bersama Koramil Wonosalam melakukan aksi penyemprotan massal terhadap hama sundep di areal pertanian milik warga di Desa Telogorejo, Kecamatan Wonosalam. Ini dilakukan untuk mencegah hama yang dapat mengancam kelangsungan tanaman padi di wilayah tersebut.

Semprot massal yang dibantu petugas penyuluh lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian tersebut diharapkan mampu menyelamatkan tanaman padi petani. Dalam kesempatan itu Babinsa Koramil 03 Wonosalam Koptu Sukamto bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani Sido Makmur melaksanakan penyemprotan bersama masyarakat. Luas lahan padi yang disemprot sekitar 25 hektare. Sedangkan, untuk obat tanaman dibantu oleh Dinas Pertanian setempat.

Petugas PPL Kecamatan Wonosalam, Muhdi menuturkan, proses penyemprotan untuk pengendalian hama tersebut sebagai antisipasi dan pengawasan terhadap serangan hama. Menurutnya, lahan pertanian di sekitar Kecamatan Wonosalam banyak mengandung asam atau keasaman tinggi. Akibatnya tanaman padi keracunan. Untuk mengatasi hal tersebut para petani diimbau memakai kapur pertanian. “Kadar asam lahan pertanian sangat tinggi, akibatnya daun padi gosong. Jadi untuk mencegah ini patani harus menggunakan kapur pertanian di setiap lahan tanaman padi,” himbaunya.

Danramil Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto yang juga ikut dalam penyemprotan tanaman padi mengaku, TNI siap membantu petani dalam mengatasi dan membasmi serangan hama. “Untuk mewujudkan program peningkatan produksi pangan di Demak, TNI siap mendampingi petani. Seperti serangan hama sundep, Babinsa cepat lapor dan melakukan koordinasi dengan UPT dan juga penyuluh pertanian. Harapan kami dengan saling kerja sama yang baik semua dapat tercapai sesuai dengan rencana,” kata Kapten Rustiyanto. (hib/zal)