MALAS BELAJAR: Para pelajar yang dipergoki membolos sedang mendapatkan pembinaan di Kantor Satpol PP dan Linmas Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
MALAS BELAJAR: Para pelajar yang dipergoki membolos sedang mendapatkan pembinaan di Kantor Satpol PP dan Linmas Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
MALAS BELAJAR: Para pelajar yang dipergoki membolos sedang mendapatkan pembinaan di Kantor Satpol PP dan Linmas Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
MALAS BELAJAR: Para pelajar yang dipergoki membolos sedang mendapatkan pembinaan di Kantor Satpol PP dan Linmas Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Sedikitnya 9 pelajar, Senin (15/2), ditangkap oleh Satpol PP Wonosobo. Pelajar tingkat SMP dan SMA ini ditangkap karena keluyuran dan bermain di warnet saat jam pelajaran.

Tim razia menyisir kurang lebih 14 warnet di seputar kota Wonosobo, tempat permainan di pertokoan bawah Pusat Perbelanjaan Rita, di dalam Pusat Perbelanjaan Rita, serta beberapa area yang dijadikan tempat nongkrong para pelajar di luar sekolah saat jam pelajaran. Hasilnya, petugas menjaring 2 pelajar MTs, 5 pelajar SMK dan 2 pelajar SMA.

Selain itu, petugas juga mendata warnet yang tidak berizin maupun izinnya sudah habis. Kepada para pengelola warnet, mereka diimbau untuk segera mengurus perizinan.

Kepala Satuan Satpol PP Wonosobo Faisal RB menegaskan, operasi ini bertujuan untuk menekan angka kenakalan remaja dan pelajar. Serta untuk memberikan terapi kejut kepada para pelajar agar tidak membolos sekolah.