Bisnis Spa dan Angkringan

441
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)

HERLINA Yassinta termasuk mahasiswi yang tidak mau diam. Gadis kelahiran Demak, 20 Oktober 1993 ini sekarang mengelola usaha treatment spa sendiri di Mranggen, Demak. Selain itu, Early –sapaan akrabnya— juga punya usaha angkringan yang kini sudah membuka 2 cabang.

”Usaha spa ini terhitung baru Mbak, kurang lebih baru 2 bulanan. Kalau angkringan udah punya 2 cabang. Namanya angkringan Java. Yang satu buka di Pedurungan depan Manunggal Jati, yang satu lagi di Penggaron dekat terminal. Untuk jualan di angkringan, saya dibantu 3 karyawan,” ujar mahasiswi Kebidanan STIKES Karya Husada Semarang ini.

Early mengaku usahanya tersebut dirintis dari nol. Ia melirik bisnis spa setelah melihat peluang melalui kacamata perempuan yang memang senang melakukan perawatan kecantikan. Sedangkan untuk bisnis angkringan, setelah melihat kegemaran anak muda sekarang yang suka nongkrong. Sehingga muncul ide mendirikan warung angkringan dengan harga yang terjangkau kantong anak muda.