Napi Nusakambangan Kontrol Peredaran Sabu

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Pengakuan tersangka, jelas Esti, barang haram tersebut dibelinya dari seorang bandar berinisial UC. UC diketahui mengontrol dari dalam lapas Nusakambangan.

Modusnya, pelaku melakukan transaksi via telepon seluler ke UC, Sabtu (30/1) pukul 20.30 WIB. Sehari kemudian pukul 08.00, pelaku mentransfer uang Rp 2 juta melalui rekening Bank BCA. Pukul 11.00, pelaku diarahkan untuk mengambil paket sabu seberat 2 gram yang diletakkan di dalam pot pohon.

”Sesuai instruksi UC, pelaku disuruh menuju pabrik es. Kemudian mengambil paket sabu di kotak pot nomor 2 dari arah selatan. Tepatnya di depan Rumah Sakit Bersalin Budi Rahayu, Kebonpolo, Kota Magelang,” bebernya.

Terkait keterlibatan tersangka lain yang berada dalam penjara, polisi masih terus mendalami kesaksian Beno. Esti juga mengaku telah mengantongi nama rekan yang juga memesan sabu dari UC melalui Beno.

”Kami akan pelajari sejauh mana peran UC yang mendekam di lapas Nusakambangan. Sabu seberat 2 gram itu sebagian milik rekan Beno, berinisial AF yang belum sempat diambil. AF sekarang masih dalam pengejaran aparat kepolisian,” terangnya.

Beno yang ditahan atas kepemilikan 2 gram sabu, ternyata pernah dibui selama setahun dengan kasus serupa pada 2009. Ia mengaku sering mengkonsumsi sabu sendirian. ”Terakhir kali memakai sabu Jumat (5/2) pagi. Petangnya saya sudah ditangkap,” ujar pria kurus dan bergigi ompong itu.

Beno mengaku membeli barang haram tersebut dengan cara patungan dengan AF. ”AF menitip Rp 1 juta untuk dibelikan sabu 1 gram. Tapi belum sempat diambil saya sudah tertangkap,” aku Beno

Atas perbuatannya, Beno dijerat Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun penjara. (cr1/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -