RESIDIVIS: Rusanto alias Beno harus mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran diketahui menyimpan dan menggunakan sabu seberat 2 gram. (HANIF ADI PRASETYO/ RADAR KEDU)
RESIDIVIS: Rusanto alias Beno harus mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran diketahui menyimpan dan menggunakan sabu seberat 2 gram. (HANIF ADI PRASETYO/ RADAR KEDU)
RESIDIVIS: Rusanto alias Beno harus mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran diketahui menyimpan dan menggunakan sabu seberat 2 gram. (HANIF ADI PRASETYO/ RADAR KEDU)
RESIDIVIS: Rusanto alias Beno harus mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran diketahui menyimpan dan menggunakan sabu seberat 2 gram. (HANIF ADI PRASETYO/ RADAR KEDU)

MAGELANG-Anggota Sat Narkoba Polres Magelang Kota berhasil membongkar keterlibatan bandar sabu-sabu yang mengontrol peredaran narkotika dari dalam lapas Nusakambangan, Cilacap. Pengakuan itu didapat dari pengakuan tersangka pemakai narkoba Rusanto alias Beno yang digerebek di rumahnya, Sanggrahan RT3/RW5, Wates, Magelang Utara, Kota Magelang, Jumat (5/2).

Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani mengatakan, penggerebekan berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui Beno sering mengkonsumsi sabu-sabu. ”Jumat sekitar pukul 14.00 wib anggota kami mendapat informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, pukul 17.00 WIB dilakukan penggerebekan di rumahnya,” kata Esti.

Beno tidak berkutik saat digerebek. Ketika digeledah, polisi menemukan empat paket sabu-sabu siap pakai. Termasuk berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pipet kaca, selembar amplop putih dan ponsel merek Samsung.

“Kami temukan lima bungkus plastik klip kecil. Total ada 2 gram. Masing-masing dibagi dalam ukuran 1,05 gram, 0,35 gram dan tiga buah paket kecil ukuran 0,30 gram,” ungkapnya.