Tak Perlu Gengsi Jadi Petani

331
WP Rusdiana (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WP Rusdiana (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WP Rusdiana (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WP Rusdiana (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MENJADI seorang petani bukanlah pekerjaan yang salah. Justru dari merekalah masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga petani termasuk profesi yang mulia. Oleh karena itu, tidak perlu gengsi untuk menjadi seorang petani.

Hal itu yang selalu ditekankan Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Wahyu Permata Rusdiana dalam berbagai kesempatan. Menurut dia, saat ini kehidupan petani jauh lebih sejahtera dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Dari segi pendapatan, tidak kalah dengan pekerjaan lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seorang petani dapat meraih penghasilan melebihi upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang ditetapkan pemerintah. Terlebih jika petani tersebut terus melakukan inovasi atau menerapkan metode pertanian terkini. ”Ini berlaku untuk petani padi maupun petani lainnya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendorong petani untuk mempertahankan profesinya. Yaitu dengan cara memberikan pengarahan serta pelatihan supaya menjadi petani yang unggul. Meskipun dampaknya tidak bisa dirasakan secara langsung, namun ia yakin suatu saat dapat berguna bagi masyarakat. ”Saya itu orang yang paling tidak setuju jika lahan pertanian berubah fungsi menjadi perumahan. Karenanya, saya akan berusaha untuk mempertahankannya di Kota Semarang,” katanya. (fai/ric/ce1)