Siswa SD Tolak Hari Valentine

348
TOLAK VALENTINE DAY: Puluhan siswa SD Muhammadiyah 1 Semarang saat menggelar aksi demo menolak perayaan Hari Valentine, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK VALENTINE DAY: Puluhan siswa SD Muhammadiyah 1 Semarang saat menggelar aksi demo menolak perayaan Hari Valentine, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK VALENTINE DAY: Puluhan siswa SD Muhammadiyah 1 Semarang saat menggelar aksi demo menolak perayaan Hari Valentine, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK VALENTINE DAY: Puluhan siswa SD Muhammadiyah 1 Semarang saat menggelar aksi demo menolak perayaan Hari Valentine, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

LAMPER KIDUL – Hari Velentine atau hari kasih sayang yang dirayakan setiap 14 Februari masih menimbulkan pro dan kotra. Sebagian masyarakat menganggap, merayakan Hari Valentine adalah haram. Ini seperti yang disuarakan oleh puluhan siswa SD Muhammadiyah 1 Semarang di Jalan Mangga, Lamper Kidul, Semarang, kemarin (12/2).

Mereka menggelar aksi demo untuk menolak perayaan Hari Valentine yang jatuh pada Minggu (14/2) besok. Dalam aksinya, para siswa mengelar pawai dengan membentangkan poster dan spanduk penolakan Hari Valentine.

Salah seorang siswi, Azkiya, 10, bersama rekannya terlihat memegangi spanduk berukuran 2×4 meter bertuliskan ”Kami Pelajar Muhammadiyah Menolak Valentine Day”.

Puluhan siswa lantas melakukan longmarch dengan rute Jalan Mangga, Jalan Lampersari, Jalan MT Haryono, dan kembali ke halaman sekolah. Para siswa berjalan dengan didampingi sejumlah guru sambil berteriak tolak Hari Valentine, dan Hari Valentine haram.