MI Roboh Tanggung Jawab Yayasan

353
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membersihkan pecahan genteng akibat robohnya atap kelas MI Miftahul Huda Sidomulyo beberapa waktu lalu. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membersihkan pecahan genteng akibat robohnya atap kelas MI Miftahul Huda Sidomulyo beberapa waktu lalu. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membersihkan pecahan genteng akibat robohnya atap kelas MI Miftahul Huda Sidomulyo beberapa waktu lalu. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membersihkan pecahan genteng akibat robohnya atap kelas MI Miftahul Huda Sidomulyo beberapa waktu lalu. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)

MUNGKID –Yayasan LP Ma’arif Kecamatan Secang yang menaungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda Sidomulyo terkesan acuh terhadap kondisi atap kelas VI yang ambruk.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang juga hanya sanggup memberikan rekomendasi pengajuan bantuan ke Kemenag Jawa Tengah melalui dana sosial. Madrasah tersebut berinisiatif mengumpulkan dana rehab ruang kelas yang roboh secara swadaya dari wali murid.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Magelang, Fatchur Rochman mengatakan, telah menerima surat permohonan bantuan dengan nomor 360/52/2016 dari MI Miftahul Huda. Surat tersebut ditujukan kepada Bupati Magelang dengan tembusan kantor kemenag setempat.

”Jumat pagi kami menerima surat tembusan perihal laporan kejadian robohnya gedung MI Sidomulyo. Disebutkan kerugian material dari bangunan kelas, buku pelajaran, rapor siswa, meja dan bangku rusak ditaksir mencapai Rp 50 juta rupiah,” kutipnya.