UNGARAN-Dua anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0705/Magelang, Serma Agus Sambudiyono, 45, dan Serma, Ahmad Khalimi, 41, yang kedapatan membawa sabu-sabu dan alat hisapnya, terancam dipecat dari kesatuan. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan di Markas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3 Salatiga.

Komandan Denpom IV/3 Salatiga, Letkol CPM Gunawan Setiadi mengatakan bahwa untuk menindaklanjuti instruksi Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Jaswandi, pihaknya akan menerapkan sanksi tegas kepada dua Babinsa Kodim 0705/Magelang tersebut. Apalagi panglima sudah menginstruksikan agar menindak tegas prajurit yang tersangkut narkoba. “Tidak ada toleransi bagi prajurit TNI yang bermasalah dengan narkoba. Mereka akan kami tindak tegas,” tegasnya, kemarin.

Lebih lanjut, dikatakan Gunawan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap dua Babinsa tersebut. Denpom juga akan berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Semarang dalam menyidik masalah tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Untuk alat bukti ada serbuk kristal sabu dalam kemasan plastik, satu buah bong, dua ponsel, serta tes urine kedua prajurit,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Semarang, AKP Angudi Sambodo mengatakan bahwa proses kasus narkoba dua anggota Babinsa sudah dilimpahkan ke Denpom Salatiga. Kendati sudah dilimpahkan ke Denpom, Polres juga tetap melakukan koordinasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Namun jika dibutuhkan saksi, kami akan menyiapkan saksi-saksinya yakni anggota yang menangkap. Kami juga tetap berkoordinasi untuk pendalaman penyelidikannya,” katanya. (tyo/ida)