53 Santri Keracunan Tongkol

409
LEMAS: Sejumlah santri masih menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Setiaky A. Kusuma/Radar Jogja)
LEMAS: Sejumlah santri masih menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Setiaky A. Kusuma/Radar Jogja)
LEMAS: Sejumlah santri masih menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Setiaky A. Kusuma/Radar Jogja)
LEMAS: Sejumlah santri masih menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Setiaky A. Kusuma/Radar Jogja)

SLEMAN – Sebanyak 53 santri pondok pesantren yatim Nurani Insani, Jalan Wates, Dusun Sumber Gamol, Balecatur, Gamping, Sleman, harus dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, kemarin (12/2) pagi. Hal itu setelah mereka mengalami keracunan makanan selepas makan pagi.

M. Asfal Sadad, salah seorang pengurus pesantren ini mengatakan, santrinya diduga keracunan saat menikmati menu sarapan ikan tongkol asap dan sayur asem. Santrinya terbiasa memakan menu ikan tongkol yang biasa dibeli di Pasar Bibis, Godean.

“Sarapan pukul 06.00 pagi lalu jam 07.00 santri mulai kerasa. Sarapannya ikan tongkol yang dimangut terus muntah-muntah. Biasanya juga biasa makan ikan itu, tapi kok ini gak biasanya, sampai keracunan,” ujarnya.

Wakil Direktur Pelayanan Medis RS PKU Muhammadiyah dr Arifudin mengatakan, pihak rumah sakit menerima pasien dugaan keracunan pada pukul 07.15 WIB. Awalnya beberapa pasien dibawa oleh guru SMP Muhammadiyah Gamping dalam keadaan lemas, sakit kepala dan muntah-muntah.