Diklaim Lebih Murah dan Ramah Limbah

Tiga Siswa SMA Kebon Dalem Sulap Arang Plastik Jadi Batako

450
KREATIF: Tiga siswa kreatif SMA Kebon Dalem Semarang menunjukkan piala lomba LKTI di ITS Surabaya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
KREATIF: Tiga siswa kreatif SMA Kebon Dalem Semarang menunjukkan piala lomba LKTI di ITS Surabaya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
KREATIF: Tiga siswa kreatif SMA Kebon Dalem Semarang menunjukkan piala lomba LKTI di ITS Surabaya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
KREATIF: Tiga siswa kreatif SMA Kebon Dalem Semarang menunjukkan piala lomba LKTI di ITS Surabaya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)

Tiga siswa SMA Kebon Dalem Semarang ini sangat kreatif. Mereka menyulap arang plastik menjadi batako. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

PEMANFAATAN limbah yang menumpuk di TPA Jatibarang dilakukan oleh berbagai pihak. Baik itu pemerintah maupun masyarakat umum. Tak terkecuali siswa sekolah. Di antaranya, dilakukan oleh tiga siswa SMA Kebon Dalem Semarang. Mereka mendaur ulang sampah plastik menjadi batako yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah. Ketiga siswa kreatif tersebut adalah Marcellino Octavianus, Yovita Aryani, dan Daniel Nomolas Wicaksono. Mereka menamai produknya Eco Block.

Ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang di sekolahnya, Marcellino menjelaskan, ide pembuatan Eco Block itu muncul saat dirinya datang ke TPA Jatibarang. Saat itu ia hendak melihat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di TPA Jatibarang yang sumber energinya berasal dari pembakaran sampah plastik.

”Pembakaran itu kan menghasilkan arang plastik yang sampai saat ini masih minim pemanfaatannya,” jelas Marcellino kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (10/2) lalu.