PENGHARGAAN : Penjabat Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko menyerahkan penghargaan kepada PT Coca Cola Amatil Indonesia sebagai pelaksana K3 terbaik dan pelaksana program P2-HIV/AIDS terbaik. (DOK)
PENGHARGAAN : Penjabat Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko menyerahkan penghargaan kepada PT Coca Cola Amatil Indonesia sebagai pelaksana K3 terbaik dan pelaksana program P2-HIV/AIDS terbaik. (DOK)
PENGHARGAAN : Penjabat Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko menyerahkan penghargaan kepada PT Coca Cola Amatil Indonesia sebagai pelaksana K3 terbaik dan pelaksana program P2-HIV/AIDS terbaik. (DOK)
PENGHARGAAN : Penjabat Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko menyerahkan penghargaan kepada PT Coca Cola Amatil Indonesia sebagai pelaksana K3 terbaik dan pelaksana program P2-HIV/AIDS terbaik. (DOK)

UNGARAN- Perusahaan diminta untuk terus meningkatkan perlindungan, mutu kerja dan produktivitas bersama. Sehingga bisa menekan angka kecelakaan kerja di Kabupaten Semarang. Untuk mencapainya, perusahaan dapat melaksanakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Meskipun angka kecelakaan kerja di Kabupaten Semarang sangat minim, kesadaran menaati K3 akan semakin menekan kecelakaan kerja. Karena dalam setiap kegiatan, meningkatkan aspek perlindungan, mutu kerja, dan produktivitas bersama,” tutur Penjabat (Pj) Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko, dalam acara apel K3 yang digelar di Banaran Bawen, Rabu (10/2) kemarin.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pengusaha, pekerja dan masyarakat yang telah melaksanakan K3, Pemkab Semarang memberikan penghargaan K3. “Kami sangat mengapresiasi terhadap sejumlah pihak yang melaksanakan K3,” tuturnya.