Tak Kerjakan PR, Pilih Bolos

234
PEMBINAAN: Sepuluh pelajar SMA/SMK yang terjaring razia membolos saat jam sekolah dibina di halaman Dinas Pendidikan Kota Magelang, Rabu (10/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)
PEMBINAAN: Sepuluh pelajar SMA/SMK yang terjaring razia membolos saat jam sekolah dibina di halaman Dinas Pendidikan Kota Magelang, Rabu (10/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)
PEMBINAAN: Sepuluh pelajar SMA/SMK yang terjaring razia membolos saat jam sekolah dibina di halaman Dinas Pendidikan Kota Magelang, Rabu (10/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)
PEMBINAAN: Sepuluh pelajar SMA/SMK yang terjaring razia membolos saat jam sekolah dibina di halaman Dinas Pendidikan Kota Magelang, Rabu (10/2). (HANIF ADI PRASETYO/Radar Kedu)

MAGELANG- Sebanyak 10 pelajar SMA/SMK yang membolos saat jam sekolah terjaring razia gabungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Polres Magelang Kota dan Satpol PP Kota Magelang, Rabu (10/2). Razia rutin itu menyasar lokasi dicurigai sebagai tempat nongkrong seperti warung kopi dan warung internet (warnet) di Kecamatan Magelang Utara dan Selatan.

”Kegiatan ini dalam rangka ketertiban pelajar yang dilaksanakan setiap 2-3 kali sebulan,” kata Kepala Disdikpora Kota Magelang, Djarwadi.

Tujuan diadakan razia, menurut Djawardi, merupakan komitmen dalam menekan angka tawuran, kerusuhan dan kegiatan yang tidak bermanfaat. Selain itu, membolos merupakan pangkal dari perilaku yang dapat menjerumuskan siswa ke jalan yang salah.