TETAP SEMANGAT: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2013 lalu di Myanmar. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TETAP SEMANGAT: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2013 lalu di Myanmar. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TETAP SEMANGAT: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2013 lalu di Myanmar. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TETAP SEMANGAT: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2013 lalu di Myanmar. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)

SEMARANG – Taekwondoin putri andalan Jawa Tengah Aghniny Haque mengaku tak terlalu kecewa gagal berlaga di Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil tahun ini. Saat ini atlet yang akrab disapa Ninin itu tetap bersemangat berlatih untuk tampil di PON XIX/2016 di Bandung, September mendatang.

Ninin harus mengubur impiannya tampil di Olimpiade Brasil tahun ini. Cedera lutut ditambah luka ligament yang cukup parah membuat atlet yang masih berusia 19 tahun ini tidak bisa melanjutkan perjuangannya mengumpulkan poin dengan mengikuti seri-seri grand prix taekwondo level internasional sebagai syarat tampil di olimpiade. Buntutnya, dia juga dicoret dari tim pelatnas.

“Saya sekarang fokus menyembuhkan cedera dan tetap berlatih ringan. Saya tetap optimistis masih mampu merebut medali emas PON 2016 nanti,” ujarnya yakin.