Orok 5 Bulan Dibuang di Tambak

435
OLAH TKP : Polres Pekalongan Kota saat mengecek langsung lokasi penemuan orok bayi di tepi tambak, di Jalan Kunti Utara Panjang Baru Kota Pekalongan, Selasa (9/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
OLAH TKP : Polres Pekalongan Kota saat mengecek langsung lokasi penemuan orok bayi di tepi tambak, di Jalan Kunti Utara Panjang Baru Kota Pekalongan, Selasa (9/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
OLAH TKP : Polres Pekalongan Kota saat mengecek langsung lokasi penemuan orok bayi di tepi tambak, di Jalan Kunti Utara Panjang Baru Kota Pekalongan, Selasa (9/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
OLAH TKP : Polres Pekalongan Kota saat mengecek langsung lokasi penemuan orok bayi di tepi tambak, di Jalan Kunti Utara Panjang Baru Kota Pekalongan, Selasa (9/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Sosok orok berjenis kelamin laki-laki dengan ari-ari yang masih menempel ditemukan meninggal dunia di tepi tambak. Tepatnya, di Jalan Kunti Utara Panjang Baru Kota Pekalongan, Selasa dini hari (9/2) kemarin.

Kapolsek Pekalongan Utara, Kompol Lanus mengatakan bahwa penemuan orok dengan panjang 20 sentimeter tersebut ditemukan oleh warga yang sedang memancing. “Dini hari tadi, kami dilapori dua warga bahwa mereka menemukan orok. Akhirnya tim kami datang ke TKP dan memang benar adanya,” kata Lanus, Selasa (9/2) kemarin.

Dijelaskan lebih detail, penemuan tersebut berawal dari Frengky, 23, warga Klego yang memancing di sekitar TKP. Nah, saat akan berganti lokasi mancing, tiba-tiba kaget dengan penemuan mayat orok tersebut. Kemudian, dirinya bercerita kepada pemancing lain, Agus Waluyo, 52, warga Boyongsari Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Untuk memastikan, keduanya kembali ke tempat kejadian perkara (TKP). Setelah benar-benar membuktikan adanya mayat orok tersebut, keduanya lapor ke Polsek Pekalongan Utara.