Angkat Produk Fashion Lokal ke Pasar Dunia

Ira Anastasia, Dulu Penerjemah Bahasa Kini Jadi Desainer Busana

378
KREATIF: Ira Anastasia mengenalkan produk lokal ke pasar dunia melalui industri fashion. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Ira Anastasia mengenalkan produk lokal ke pasar dunia melalui industri fashion. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Ira Anastasia mengenalkan produk lokal ke pasar dunia melalui industri fashion. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Ira Anastasia mengenalkan produk lokal ke pasar dunia melalui industri fashion. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Busana bermaterial kain nusantara tak hanya menjadi pilihan Ira Anastasia sebagai ciri khas desainnya. Tapi juga upayanya dalam menghidupkan produk lokal sekaligus mengenalkan Indonesia di mancanegara. Seperti apa?

NURUL PRATIDINA

SEJUMLAH busana perempuan dengan desain unik bermaterial kain nusantara berderet cantik di salah satu stan Nomaden Market di Grand Edge, akhir pekan lalu. Motif-motif yang ditawarkan sekilas terlihat simpel, namun butuh proses panjang untuk menghasilkannya.

”Saya mencelup sendiri sebagian besar kain yang saya gunakan. Untuk menghasilkan motif tie dye atau jumputan biasanya hanya diikat terus dicelup, kalau saya ada yang dijahit kecil-kecil baru dicelup. Prosesnya memang lebih rumit, tapi saya bisa dapat motif yang lebih detail dan beda,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Begitu pula dengan beberapa desain lainnya. Pemilik label ’Mine’ ini banyak bermain dengan motif dan pola-pola yang unik tanpa meninggalkan kenyamanan pemakai. Hal inilah yang menurut Ira, salah satu bagian menarik kala menggeluti industri fashion.