Pasar Kota Tak Penuhi Target PAD

189

BANJARNEGARA – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar tidak tercapai. Terutama di UPT Pasar Wilayah I yang meliputi Pasar Kota, Pasar Sayur, Pasar Wage, Pasar Wage/Gayam, Pasar Tunggoro, Pasar Petambakan, Pasar Madukara dan Pasar Wanadri. Pasalnya target yang ditetapkan setiap tahun selalu meningkat. Sedangkan potensi retribusi dari para pedagang tetap.

“Kami sudah memaksimalknan untuk pemungutannya,” ungkap Kepala UPT Pasar Wilayah I Daryadi. Namun karena target meningkat terus setiap tahun sementara potensinya tetap sehingga pada 2015 target tidak tercapai 100 persen.

Daryadi menjelaskan, retribusi dari karcis pasar ini yakni Rp 300 per pedagang per hari. Namun kendala di lapangan yakni adanya pedagang yang menempati lebih dari satu los. Namun pedagang hanya membayar satu los saja. Bila ditarik dobel, pedagang enggan.

Dijelaskannya pada 2014, target PAD se-UPT Pasar Wilayah I sebesar Rp 1.020.682.300. Dan pada 2015, targetnya naik menjadi Rp 1.179.706.000. Dari target itu, tercapai sebesar 96,52 persen atau Rp 1.138.669.100. Atau selisih dengan target yang belum terpenuhi sebesar Rp 41.036.900. Sedangkan untuk target tahun ini, dia belum bisa menjelaskan. Sebab target tersebut belum sampai ke pihaknya.

Meskipun target retribusi pelayanan pasar tidak tercapai 100 persen, namun retribusi parkir melebihi target. Pada 2015, PAD dari sektor tersebut ditargetkan sebesar Rp 93.100.000, dan tercapai Rp 93.193.00. (drn/nun/JPG/ton)