Memikat, Kerajinan Tanduk Desa Pucang

1052
MURAH MERIAH : Pengunjung tengah memilih-milih barang kerajinan di stan Lancar Jaya di ajang Magelang Expo 2016 di GOR Tri Bakti Kota Magelang kemarin. (Ima radar kedu)
MURAH MERIAH : Pengunjung tengah memilih-milih barang kerajinan di stan Lancar Jaya di ajang Magelang Expo 2016 di GOR Tri Bakti Kota Magelang kemarin. (Ima radar kedu)
MURAH MERIAH : Pengunjung tengah memilih-milih barang kerajinan di stan Lancar Jaya di ajang Magelang Expo 2016 di GOR Tri Bakti Kota Magelang kemarin. (Ima radar kedu)
MURAH MERIAH : Pengunjung tengah memilih-milih barang kerajinan di stan Lancar Jaya di ajang Magelang Expo 2016 di GOR Tri Bakti Kota Magelang kemarin. (Ima radar kedu)

MUNGKID – Desa Pucang Kecamatan Secang memiliki ruang pamer Citra Mandiri. Show room tersebut untuk memamerkan berbagai kerajinan yang dihasilkan warga Desa Pucang. Seperti diketahui selama ini Desa Pucang terkenal dengan kerajinan dari tanduk dan limbah kayu. Tanduk dari berbagai binatang disulap menjadi kerajinan yang menarik. Ada hiasan dinding, peralatan rumah tangga dan mainan tradisional. Begitu juga dengan limbah kayu yang tak berguna disulap oleh para perajin menjadi barang yang bernilai guna.

“Sebagai kepala desa saya mendukung dan mengapresiasi sentra kerajinan yang ada di Desa Pucang. Saya berharap sentra kerajinan ini dapat berkembang sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang ada di Desa Pucang dan sekitarnya. Juga bisa mengangkat Desa Pucang sendiri, “ ujar Kepala Desa Pucang, H Anwari ketika ditemui di kantor Kepala Desa Pucang kemarin.

Anwari menambahkan ruang pamer Citra Mandiri sebagai upaya pemerintah desa membantu membuka peluang usaha kerajinan kayu dan tanduk ini. Desa Pucang pernah meraih juara 1 desa kreativitas dalam lomba desa vokasi tahun 2010.

Salah satu perajin, Fatkhurozi, mengaku sering mengikuti pameran di wilayah Jawa Tengah. Dia juga membuka stan di Artos Mall Magelang. Usaha yang diberi nama Lancar Jaya miliknya itu, memproduksi kerajinan kayu berupa alat pijat, sendok sayur, gelang atau aksesori, mainan anak, tempat rokok. Selain itu kerajinan dari tanduk seperti pipa rokok, suri dan sisir.

“Dalam setiap pameran, mainan anak tradisional paling banyak digemari selain kerajinan kayu lainnya, seperti centong kayu yang biasanya digunakan untuk suvenir,” tutur Muh Sholeh warga Pucang yang menjadi tim pameran sentra kerajinan Lancar Jaya ketika menjaga stan di pameran Magelang Expo di GOR Tribakti yang berlangsung 3 – 7 Febuari 2016. (ima/lis)