SAMBUT MEA : Kepala Dinbudpar Jawa Tengah Prasetyo Aribowo (ketiga dari kiri) saat menyaksikan penandatanganan kesepakatan penyusunan perda tentang TDUP di Hotel Amanda Hills, Bandungan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SAMBUT MEA : Kepala Dinbudpar Jawa Tengah Prasetyo Aribowo (ketiga dari kiri) saat menyaksikan penandatanganan kesepakatan penyusunan perda tentang TDUP di Hotel Amanda Hills, Bandungan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SAMBUT MEA : Kepala Dinbudpar Jawa Tengah Prasetyo Aribowo (ketiga dari kiri) saat menyaksikan penandatanganan kesepakatan penyusunan perda tentang TDUP di Hotel Amanda Hills, Bandungan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SAMBUT MEA : Kepala Dinbudpar Jawa Tengah Prasetyo Aribowo (ketiga dari kiri) saat menyaksikan penandatanganan kesepakatan penyusunan perda tentang TDUP di Hotel Amanda Hills, Bandungan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang akan mengumpulkan sejumlah pengusaha untuk urun rembug terkait revitalisasi kawasan Kota Lama Semarang. Langkah tersebut dilakukan karena keberadaan Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) dianggap kurang bergigi dalam mengembangkan kawasan tersebut.

”Kami akan mengumpulkan pihak-pihak yang mau memikirkan Kota Lama, termasuk para pengusaha,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Jawa Tengah Prasetyo Aribowo usai menutup Bimtek Standar Usaha Pariwisata 2016 di Hotel Amanda Hills, Bandungan, Rabu (3/2).

Menurut Prasetyo, peran BP2KL yang hanya sebatas fasilitator membuat lembaga itu tidak bisa berbuat banyak. Dari rapat yang dikuti Gubernur Ganjar Pranowo, Pemkot Semarang dan sejumlah pihak terkait, ada beberapa opsi yang dapat diambil. Di antaranya BP2KL hanya bersifat regulator. Sementara eksekusi revitalisasi Kota Lama akan dijalankan badan semiswasta yang dibentuk pemprov dan pemkot. Dia mencontohkan penataan Kota Tua di DKI Jakarta yang dilakukan pihak swasta. ”Penataan Jakarta Old City dilakukan lembaga yang dibentuk swasta dengan modal sendiri,” paparnya.