Gagas Konsep Parlemen Modern

360

SEMARANG – Keinginan DPRD Jawa Tengah untuk mewujudkan parlemen modern tidak main-main. Dewan bahkan bakal mengundang 69 Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD (Sekwan) se-Indonesia untuk merumuskan gagasan tersebut. Konsep parlemen modern sudah saatnya mengedepankan akuntabilitas lembaga dan membuka ruang informasi publik.

Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah, Drs Indra Surya, mengatakan, parlemen modern benar-benar mengedepankan transparansi berbasis teknologi. Sebagai salah satu upaya, DPRD Jateng bakal menggelar Seminar Nasional dengan tema Parlemen Modern di Gradhika Bhakti Praja, Kamis (11/2) mendatang. ”Nantinya akan dirumuskan secara global, bagaimana konsep parlemen modern,” katanya, kemarin.

Kegiatan tersebut bakal dihadiri 43 Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD Provinsi se-Indonesia ditambah 35 Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota se-Jateng. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dijadwalkan menjadi keynote speaker. Pembicara yang datang Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan akademisi dari Universitas Indonesia (UI).

”Jateng menjadi penyelenggara, karena kami sudah siap dan sudah menerapkan konsep menuju parlemen modern. Salah satunya dengan ruang informasi publik berupa tiga website yang bisa diakses publik. Yakni, dprd.jatengprov.go.id; wartalegislatif.dprd.jatengprov.go.id dan elibrary.dprd.jatengprov.go.id,” katanya.

Ketiga website ini, lanjut dia, dinilai sangat efektif untuk membantu kinerja DPRD dalam mengedepankan aspirasi masyarakat. ”Masyarakat bisa langsung menyalurkan aspirasi tidak hanya menunggu bertemu. Jadi ini lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Sriyanto Saputro, mengapresiasi adanya kegiatan tesebut. Ini bisa menjadi momentum awal untuk meningkatkan kinerja dalam membangun Jawa Tengah. Sebab, selama ini banyak masyarakat yang menganggap citra DPRD kurang baik. ”Ini bagus, agar seluruh anggota dewan memiliki kesamaan berpikir dan bertindak. Jadi, ini menjadi langkah awal untuk menuju yang lebih baik,” katanya. (fth/ric/ce1)