Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Suharjono memimpin olah tempat kejadian perkara di Jembatan Losari Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. (IST)
Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Suharjono memimpin olah tempat kejadian perkara di Jembatan Losari Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. (IST)
Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Suharjono memimpin olah tempat kejadian perkara di Jembatan Losari Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. (IST)
Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Suharjono memimpin olah tempat kejadian perkara di Jembatan Losari Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. (IST)

WONOSOBO – Mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di bawah jembatan Losari (bukan Kaliulir seperti pemberitaan sebelumnya, red) Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek diperkirakan sudah meninggal sejak 7-10 hari lalu. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jateng yang dipimpin oleh AKBP dr Summy Hastry Purwanti telah selesai mengotopsi korban di kamar mayat RSUD Setjonegoro Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah menyampaikan, identitas mayat masih belum bisa dipastikan. Polisi tetap menunggu hasil tes DNA yang dilakukan oleh tim Puslabfor Polda Jateng, meskipun sudah ada yang mengaku mengenali korban. Yaitu Karomah, 39, warga Larangan Kulon Mojotengah yang dilaporkan hilang sejak bulan lalu.

“Namun belum bisa kami pastikan secara jelas sebelum ada hasil tes DNA. Kakak Karomah sudah kami ambil sampel darahnya untuk dicocokkan,” lanjutnya.