Amankan 10 Sepeda Motor

260

TEGAL – Hasil dari pengembangan kasus penipuan dan penggelapan ditindaklanjuti tim unit reserse kriminal (reskrim) Sektor Tegal Timur dengan mengamankan 10 unit sepeda motor yang saat ini dijadikan sebagai barang bukti. Sehingga, sampai saat ini polisi sudah mengamankan 20 unit motor yang merupakan hasil kejahatan pelaku yang kini juga mendekam di sel tahanan.

“Sejak tadi malam hingga pagi anggota bersama kami melakukan pengembangan. Dan hasilnya, kami kembali berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor,” tegas Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah SIK melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol HM Syahri SH.

Menurutnya, kejahatan yang dilakukan oleh SP, 51, warga Jalan Merbabu, Dukuhringin, Kabupaten Tegal dan SW, 55, warga RT 05 RW 02, Dampyak Kramat, Kabupaten Tegal, memang sudah merajalela. Dan ibarat pepatah, dua pelaku ini bagaikan tupai yang pandai meloncat. Namun, dia pasti akan jatuh juga.

”Termasuk, perbuatan pelaku juga bukan hanya di wilayah Kota Tegal saja. Melainkan di wilayah Slawi dan Brebes juga melakukan hal sama. Karenanya, dalam upaya pengembangan ini, kami juga sempat melakukan koordinasi dengan jajaran tim Polres tetangga, seperti dari resor Brebes dan Slawi,” jelasnya.

Seperti halnya saat melakukan upaya pengambilan di wilayah Salem dan Paguyangan. Dimana, di lokasi pegunungan itu, pihaknya juga sempat didampingi dari tim sektor setempat. Termasuk, nyaris bentrok dengan warga. Namun demikian dengan upaya pendekatan, mereka juga menyadari.

”Aksi pelaku juga sudah berjalan sudah lama. Namun demikian, SP dan SW memang cukup profesional dalam menjalankan setiap aksinya. Sehingga, kami juga sempat kesulitan,” jelasnya.

Ditambahkan bahwa berbagai modus memang dilakukan oleh pelaku. Hal ini juga membuat kepolisian sempat terkecoh. Namun beruntung, ada bantuan CCTV yang saat itu sempat merekam aksi pelaku. Dan rekaman itu dijadikan modal untuk bisa menggulung para pelakunya.

”Insya Allah, kami akan tuntaskan pelaku kejahatan ini. Karena kami yakin, masih banyak sepeda motor hasil kejahatan pelaku itu,” terangnya. Sementara kepada masyarakat yang pernah menjadi korban untuk bisa melakukan koordinasi atau mendatangi sektor Tegal Timur. (gus/jpnn/ric)