PENGHARGAAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono didampingi Kepala Disdipora Mukhtar Lutfi dan Koordinator USAID Prioritas Jateng Nur Kholis menyerahkan penghargaan pada UPTD Dikpora, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono didampingi Kepala Disdipora Mukhtar Lutfi dan Koordinator USAID Prioritas Jateng Nur Kholis menyerahkan penghargaan pada UPTD Dikpora, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono didampingi Kepala Disdipora Mukhtar Lutfi dan Koordinator USAID Prioritas Jateng Nur Kholis menyerahkan penghargaan pada UPTD Dikpora, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono didampingi Kepala Disdipora Mukhtar Lutfi dan Koordinator USAID Prioritas Jateng Nur Kholis menyerahkan penghargaan pada UPTD Dikpora, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- Pemkab Demak telah melakukan segala persiapan untuk mewujudkan daerah ini sebagai kabupaten literasi. Karena itu, minat baca masyarakat yang masih sangat rendah di Kota Wali akan terus ditingkatkan.

Demikian disampaikan Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono disela lokakarya program buku bacaan berjenjang (B3) yang digelar USAID Prioritas Provinsi Jateng dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Pemkab Demak di ruang Bina Praja, kemarin.

Menurutnya, untuk meningkatkan minat baca setidaknya ada dua kata kunci yang mesti dicatat. “Yaitu, buku apa yang dibaca dan siapa teman kita (yang mau membaca). Karenanya, untuk mewujudkan Demak sebagai kabupaten literasi ini, maka fasilitas terkait bahan bacaan maupun tempatnya kita siapkan di masing-masing UPTD Dikpora sebagai percontohan,” katanya. Terkait literasi ini, sebetulnya ada beberapa daerah yang sudah berhasil. Diantaranya di Bandung Barat. Karena itu, Demak bisa studi banding ke daerah tersebut.