SILATURAHMI: Rombongan Hotel Dafam Semarang yang dipimpin Setyo D berfoto bersama dengan Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Semarang Indah Fajarwati dan wartawan Nurul Pratidina. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: Rombongan Hotel Dafam Semarang yang dipimpin Setyo D berfoto bersama dengan Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Semarang Indah Fajarwati dan wartawan Nurul Pratidina. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: Rombongan Hotel Dafam Semarang yang dipimpin Setyo D berfoto bersama dengan Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Semarang Indah Fajarwati dan wartawan Nurul Pratidina. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: Rombongan Hotel Dafam Semarang yang dipimpin Setyo D berfoto bersama dengan Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Semarang Indah Fajarwati dan wartawan Nurul Pratidina. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

LEMPONGSARI – Mendekati tahun baru Imlek pada 8 Februari mendatang, Hotel Dafam Semarang mengilhami pergantian tahun Kambing Kayu ke Monyet Api ini untuk lebih bersemangat dengan menggunakan kostum ala Chinese style.

Public Relation Staf Hotel Dafam Semarang, Setyo D, mengatakan, jika pada Imlek tahun lalu okupansi Hotel Dafam relatif tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya warga Tionghoa dari luar kota yang bersembahyang di kelenteng-kelenteng di Kota Semarang.

”Okupansinya sekitar 80 persen lebih, mayoritas dari luar kota yang kebetulan ingin beribadah di kelenteng yang ada di Semarang,” katanya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, Rabu (3/2) kemarin.