GELAR PERKARA: Reskrim Polres Batang saat ekspose kasus penjambretan dengan pelaku Ismail Bahrun dan Dodi Khoiron. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Reskrim Polres Batang saat ekspose kasus penjambretan dengan pelaku Ismail Bahrun dan Dodi Khoiron. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Reskrim Polres Batang saat ekspose kasus penjambretan dengan pelaku Ismail Bahrun dan Dodi Khoiron. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Reskrim Polres Batang saat ekspose kasus penjambretan dengan pelaku Ismail Bahrun dan Dodi Khoiron. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Meski sempat masuk penjara sebanyak 4 kali dan sempat dihajar massa dua kali, tidak membuat jera Ismail Bahrun, 23, dan Dodi Khoiron, 24, warga Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Dua residivis ini kembali melakukan penjambretan terhadap warga di Jalan Raya Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (26/1) lalu.

Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Suhadi, menjelaskan bahwa korban penjambretan adalah Nur Aeni, 43, warga Perum Arayan Kalisalak, Batang, yang sedang perjalanan pulang naik motor memboncengkan Mistianah, 49, warga Jalan Truntung Klego Pekalongan Timur.

Saat melintas di Jalan Raya Batang-Bandar, tepatnya tikungan Dukuh Secakar, Desa Pasekaran melintas motor dengan nopol G 2991JH, yang dikendarai Ismail Bahrun berboncengan dengan Dodi Khoiron dan menyalip dari kiri. Tiba-tiba Khorion, langsung menyambar tas selempang yang dibawa Nur Aeni. Sehingga terjadi tarik menarik antara Khorion dengan korban Nur Aini, hingga tali selempang tas putus.