50 Ribu KIS-PBI di Jawa Tengah Gagal Antar

277
PELAYANAN TERBAIK: Kantor BPJS Kesehatan Jalan Sultan Agung, Semarang, juga melayani pengaduan terkait dengan pelayanan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELAYANAN TERBAIK: Kantor BPJS Kesehatan Jalan Sultan Agung, Semarang, juga melayani pengaduan terkait dengan pelayanan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELAYANAN TERBAIK: Kantor BPJS Kesehatan Jalan Sultan Agung, Semarang, juga melayani pengaduan terkait dengan pelayanan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELAYANAN TERBAIK: Kantor BPJS Kesehatan Jalan Sultan Agung, Semarang, juga melayani pengaduan terkait dengan pelayanan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Salah satunya adalah dengan membentuk posko pemantauan dan penanganan pengaduan distribusi Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI).

Roni Kurnia Hadi Permana, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Semarang mengungkapkan, posko ini berfungsi untuk memantau distribusi KIS-PBI yang sudah 100 persen diserahkan BPJS Kesehatan ke pihak ketiga yaitu PT Pos/JNE/Mitra BPJS Kesehatan untuk memastikan KIS-PBI sudah sampai atau belum ke peserta eks-Jamkesmas sesuai dengan data masterfile.

Tahun 2016 ini, jumlah peserta KIS-PBI secara nasional mengalami penurunan. Tepatnya peserta KIS-PBI di tahun 2015 sebanyak 86,4 juta jiwa. Sedangkan di awal tahun 2016 ini peserta KIS-PBI sebanyak 84,7 juta jiwa, atau ada penurunan sekitar 1,7 juta jiwa. “Penetapan kepesertaan PBI-JK oleh Menteri Sosial RI dilaksanakan secara periodik selama enam bulan sekali,” sebutnya.