Transportasi Sumbang 9,7 Juta Ton CO2

198

SEMARANG – Pemprov Jawa Tengah berkomitmen dan terus berperan aktif dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK). Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk terus menjaga alam dan lingkungan. Salah satunya dengan adanya Peraturan Gubernur No 43 Tahun 2012 tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Provinsi Jawa Tengah tahun 2010-2020.

Di Provinsi Jawa Tengah, sesuai dengan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD GRK), emisi GRK pada 2010 sebesar 39,88 juta ton CO₂e dan diperkirakan pada 2020 sebesar 82,92 juta ton CO₂e atau meningkat sebesar 207 persen. Sedangkan upaya yang akan dilakukan sampai 2020 akan memberikan kontribusi penurun sampai 2020 sebesar 9,36 juta CO₂e atau 11,29 persen dari target.

”Sektor transportasi menyumbang 9,7 juta ton CO2, tahun 2020 diperkirakan mencapai 25,078 juta ton CO2. Target penurunan sampai dengan 2020 adalah 3,134 ton CO2 atau 12,5 persen,” kata Plt Kepala Dinhubkominfo Jawa Tengah, Agus Sasmito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Capaian RAD GRK Tahun 2010-2020 Sektor Transportasi, kemarin.

Pemprov terus berupaya mengurangi penggunaan gas emisi di sektor transportasi. Di antaranya dengan pembangunan Intelligent Transport System/ Area Traffic Control System (ITS/ATCS); penerapan pengendalian dampak lalu lintas; peremajaan armada transportasi umum serta hari bebas kendaraan bermotor. ”Kegiatan ini sudah dilakukan dan akan terus dilakukan dengan adanya jumlah kendaraan semakin hari semakin bertambah. Sehingga mempunyai potensi yang besar untuk menyumbang penurunan emisi,” ujarnya.

Jumlah kendaraan bermotor di wilayah Jawa Tengah yang mencapai 14.891.187 unit berimbas pada timbulnya asap kendaraan bermotor yang merupakan salah satu penyumbang kandungan dalam GRK. Berkaca dari itu, Polda Jateng terus menggalakan safety driving sebagai upaya menurunkan emisi. ”Kami terus melakukan pembinaan dan penyuluhan lalu lintas, mengajarkan tata cara berlalu lintas di jalan, memberikan teori keselamatan dalam berkendara, serta melatih kompetensi mengemudi di jalan,” kata Kompol Sugeng R dari Ditlantas Polda Jawa Tengah. (fth/ric/ce1)