Pemkot Jamin Tak Ada Penggusuran

Kampung Bahari Tambak Lorok

305
CEK LOKASI: Tim Pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat meninjau Kampung Tambak Lorok, Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Tim Pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat meninjau Kampung Tambak Lorok, Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Tim Pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat meninjau Kampung Tambak Lorok, Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Tim Pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat meninjau Kampung Tambak Lorok, Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pemkot Semarang menegaskan tidak akan melakukan penggusuran terhadap rumah warga terkait pembangunan Kampung Bahari Tambak Lorok Semarang. Mereka hanya ditata supaya menjadi kampung yang bersih dan sehat seperti yang diharapkan Presiden RI Joko Widodo.

”Tidak ada penggusuran, yang ada hanya penataan kembali. Mereka akan tetap tinggal di rumah sendiri,” ungkap Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Bappeda Kota Semarang, M. Farchan di sela meninjau lokasi lahan di kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara bersama Tim Pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Selasa (2/2).

Ia menjelaskan, dengan berdirinya kampung bahari, masyarakat yang mayoritas nelayan itu nantinya akan tertata dan jauh dari kesan perkampungan kumuh. Selain itu, nantinya masyarakat sekitar juga akan diberdayakan lebih baik.