JAGA WARISAN: Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asyari saat berdialog dengan jajaran Pemkab Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
JAGA WARISAN: Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asyari saat berdialog dengan jajaran Pemkab Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
JAGA WARISAN: Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asyari saat berdialog dengan jajaran Pemkab Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
JAGA WARISAN: Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asyari saat berdialog dengan jajaran Pemkab Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Hasan Asyari mendorong Pemkab Wonosobo untuk segera menyusun peraturan daerah (perda) mengenai perlindungan benda cagar budaya. Hal ini penting mengingat di wilayah kota dingin ini banyak peninggalan purbakala.

“Untuk mewujudkan menjadi Kota Pusaka, maka harus melindungi benda cagar budaya. Salah satu wujudnya dengan menyusun Perda Perlindungan Benda Cagar Budaya,” ungkap Hasan saat berkunjung ke Pemkab Wonosobo, kemarin (2/2).

Hasan mengatakan, Wonosobo memiliki potensi untuk menjadi Kota Pusaka. Karena memiliki situs purbakala dan cukup banyak bangunan bersejarah. Selain itu, juga memiliki alam yang mempesona.