Kecapekan, Pengendara Tewas di SPBU

242
TEWAS MENDADAK: Eko Febriyanto tewas terkapar di SPBU Pamularsih, Semarang, kemarin. (M. HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEWAS MENDADAK: Eko Febriyanto tewas terkapar di SPBU Pamularsih, Semarang, kemarin. (M. HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEWAS MENDADAK: Eko Febriyanto tewas terkapar di SPBU Pamularsih, Semarang, kemarin. (M. HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEWAS MENDADAK: Eko Febriyanto tewas terkapar di SPBU Pamularsih, Semarang, kemarin. (M. HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Para pelanggan SPBU Jalan Pamularsih, Semarang mendadak dibuat panik oleh seorang pria yang tiba-tiba tewas terkapar, Selasa (2/2) sekitar pukul 15.30 kemarin. Sebelum tewas, pria lajang warga Kentingan, Boyolali bernama Eko Febriyanto, 28, itu diduga kecapekan setelah melakukan perjalanan jauh mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernopol AD 5070 UW dari Jakarta.

Eko yang mengendarai motor sendirian langsung ambruk beberapa saat setelah turun dari motornya, dan hendak melepas jas hujan yang dikenakan. Tubuhnya terkapar persis berada di depan pintu musala SPBU yang bersebelahan dengan pintu toilet.

Saksi mata Angga Widianto mengatakan, sebelum korban ambruk dan tewas, sempat melihat handphone yang dibawa usai turun dari motor dan melepas jas hujannya.

Saya melihat, dia turun dari motor, lepas jas hujannya. Setelah itu, dia melihat handphone-nya sepertinya baca SMS. Tiba-tiba dia ambruk,” ungkap warga Kalilangse, Gajahmungkur yang bekerja di carwash, satu lokasi dengan SPBU.