SEMARANG – Turnamen sepak bola Gubernur Cup akan digelar setelah anggaran APBD cair. Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah sekaligus penggagas Gubernur Cup Yoyok Sukawi memperkirakan, dana sebesar Rp 1,2 miliar itu baru keluar sekitar Juni atau Juli mendatang.

Secara konsep, kata Yoyok, Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup yang bakal diikuti tim-tim sepak bola se-Jawa Tengah tersebut sudah bisa dilaksanakan Maret mendatang. Tapi karena belum ada anggaran, dikhawatirkan justru menimbulkan masalah baru. “Kami harus bisa memastikan ada anggaran, sponsor dan operator. Kalau sudah clear, baru bisa jalan,” tuturnya.

Meski anggaran bisa dipakai pertengahan tahun, Yoyok belum bisa memastikan Gubernur Cup bisa langsung dihelat. Sebab, jika kompetisi resmi sudah bisa dimulai, kompetisi Piala Gubernur Jateng ini akan digeser hingga akhir tahun. “Gubernur Cup itu kan tidak butuh waktu yang lama. Jadi bisa fleksibel. Waktunya mudah untuk disesuaikan,” cetusnya.

Seperti yang diketahui, Gubernur Cup akan melibatkan klub-klub dari Divisi Utama dan Liga Nusantara. Bahkan Yoyok juga berencana mengundang beberapa klub dari Indonesia Super League (ISL) dari luar Jateng untuk ikut memeriahkan turnamen ini. “Kalau memungkinkan, tim-tim dari luar Jateng akan dilibatkan. Tidak menutup kemungkinan tim tersebut berasal dari ISL,” pungkasnya. (amh/smu)