PERTANGGUNG JAWABAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyampaikan pengantar LKPJ akhir tahun 2015 dan LKPJ AMJ 2011-2016 dalam paripurna di DPRD Demak kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERTANGGUNG JAWABAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyampaikan pengantar LKPJ akhir tahun 2015 dan LKPJ AMJ 2011-2016 dalam paripurna di DPRD Demak kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERTANGGUNG JAWABAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyampaikan pengantar  LKPJ akhir tahun 2015 dan LKPJ AMJ 2011-2016 dalam paripurna di DPRD Demak kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERTANGGUNG JAWABAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyampaikan pengantar LKPJ akhir tahun 2015 dan LKPJ AMJ 2011-2016 dalam paripurna di DPRD Demak kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Meningkatnya persentase kelulusan ujian nasional (unas) di Demak dalam lima tahun terakhir di masa kepemimpinan (alm) Bupati Tafta Zani yang kemudian dilanjutkan Bupati Dachirin Said menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan.

Pada 2011 misalnya, persentase kelulusan untuk jenjang SD/MI sebesar 99,51 persen menjadi 100 persen pada 2015. Pun, untuk jenjang SLTP/MTs pada 2011 sebesar 83,91 persen menjadi 99,98 persen pada 2015. Sedangkan, jenjang SMA/SMK/MA pada 2011 sebesar 95,21 persen menjadi 99,98 persen pada 2015.

Kemudian, dari peringkat lulusan untuk jenjang pendidikan menengah dinilai sangat menggembirakan. Sebab, pada 2015 untuk jenjang SMA/MA Demak mendapat peringkat 2 serta peringkat 10 untuk jenjang SMK tingkat Provinsi Jateng. Demikian pula, prestasi ujian akhir semester (UAS) tingkat SD pada tahun ajaran 2014/2015 mendapat peringkat 1 Jateng.