Jam Operasional Tempat Hiburan Ditertibkan

1740
TEMPAT MESUM : Suasana di kawasan Lokalisasi Tegalpanas di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMPAT MESUM : Suasana di kawasan Lokalisasi Tegalpanas di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMPAT MESUM : Suasana di kawasan Lokalisasi Tegalpanas di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMPAT MESUM : Suasana di kawasan Lokalisasi Tegalpanas di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BERGAS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang diminta menertibkan jam operasional tempat hiburan malam. Pasalnya, kendati sudah ada ketentuan batasan jam operasional tempat hiburan salah satunya karaoke, namun masih banyak yang melanggar. Sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Seperti aktifitas prostitusi dan karaoke liar di kawasan Kalinyamat Kelurahan/Kecamatan Bandungan dan kawasan Tegal Panas di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.

Wakil Ketua BPD Desa Jatijajar, Sarwoto mengatakan bahwa jam operasional tempat hiburan termasuk karaoke banyak yang melanggar. Tidak hanya itu, pemeriksaan kesehatan bagi para wanita pekerja seks juga tidak maksimal. Sebab masih ada ratusan pekerja seks maupun pemandu karaoke yang datang dari luar daerah sehingga kesehatannya tidak terdeteksi. Jika kondisi itu dibiarkan maka akan memicu keributan, kriminalitas dan sulitnya pengendalian penyakit akibat seks bebas. “Aturannya pukul 24.00 harus sudah tutup, tapi yang terjadi karaoke buka sampai pagi. Kondisi ini harus segera ditertibkan,” tutur Sarwoto, Senin (1/2) kemarin.