Dalam pantauannya, Ganjar juga mendapati 347 warga eks Gafatar asal Kalimantan Barat yang ikut terangkut bersama rombongan asal Jawa Tengah. Pihaknya meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera berkomunikasi dengan daerah asal agar segera memulangkan mereka. ”Bisa jadi ini karena masalah pendataan. Harus segera dikomunikasikan ke pemda masing-masing. Jangan sampai mereka menjadi transmigran di sini,” katanya.

Sementara itu, Kasubid Pemilu Pendidikan dan Budaya Politik Badan Kesbangpolinmas Jawa Tengah Haeruddin, mengatakan hingga Minggu malam, sekitar 384 eks anggota Gafatar sudah dikembalikan ke beberapa daerah. Diantaranya ke Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purworejo, Sukoharjo, Jepara, dan Klaten. Sehingga masih ada sekitar 700-an orang yang masih ditampung di Asrama Haji Donohudan. ”Penjemputan ini tidak bisa dilakukan pihak keluarga, tapi pemkab masing-masing. Sebab, mereka akan ditampung dan dibina kembali,” pungkasnya. (amh/ric/ce1)