PERCEPATAN INFRASTRUKTUR: Direktur Utama Jateng Supriyatno bersama perwakilan dari empat bank lain setelah penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Proyek Tol Semarang – Solo, pekan lalu. (IST)
PERCEPATAN INFRASTRUKTUR: Direktur Utama Jateng Supriyatno bersama perwakilan dari empat bank lain setelah penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Proyek Tol Semarang – Solo, pekan lalu. (IST)
PERCEPATAN INFRASTRUKTUR: Direktur Utama Jateng Supriyatno bersama perwakilan dari empat bank lain setelah penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Proyek Tol Semarang – Solo, pekan lalu. (IST)
PERCEPATAN INFRASTRUKTUR: Direktur Utama Jateng Supriyatno bersama perwakilan dari empat bank lain setelah penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Proyek Tol Semarang – Solo, pekan lalu. (IST)

SEMARANG – Untuk menunjukkan dukungan terhadap proyek infrastruktur jalan trans Jawa, yaitu penyelesaian proyek tol Semarang – Solo sepanjang 72,64 km, Bank Jateng ikut berpartisipasi melalui tambahan pembiayaan sindikasi kepada PT Trans Marga Jateng (TMJ) sebesar Rp 200 miliar dari semula sebesar Rp 100 miliar. Partisipasi tersebut merupakan bagian dari plafond kredit maksimum fasilitas sebesar Rp 5,1 triliun dengan tenor pinjaman selama 12 tahun.

Pinjaman ini bisa direalisasikan setelah TMJ menandatangani perjanjian kredit sindikasi dengan delapan kreditur lokal pada tanggal akhir pekan lalu di Kantor Pusat Jasa Marga. Kelima kreditur perseroan ini adalah empat bank lokal yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan Bank Jateng, serta PT Sarana Multi Infrastruktur, BUMN di bawah koordinasi Kementerian Keuangan. Tambahan plafond sindikasi diperuntukkan bagi tambahan biaya pengerjaan kontruksi tahap pertama yang meliputi Semarang Bawen dan penyelesaian tahap II yang meliputi Bawen – Solo.

Direktur Utama Jateng Supriyatno mengatakan, Bank Jateng akan terus mendukung program pemerintah di bidang infrastruktur dengan ikut berpartisipasi dalam kredit sindikasi kepada PT TMJ, karena tol trans Jawa merupakan proyek strategis dan masuk dalam skala prioritas pemerintah. “Proyek ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan Jawa Tengah yang imbasnya akan memunculkan potensi ekonomi yang signifikan, bermanfaat dan dapat menjadi peluang bagi Bank Jateng untuk berperan di dalamnya,” tegasnya. (smu)