MENGERIKAN: Warga berupaya menyelamatkan seorang penumpang Pikap merah. Foto lain, kondisi monyong mobil Yaris dan pikap merah sama-sama remuk. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
MENGERIKAN: Warga berupaya menyelamatkan seorang penumpang Pikap merah. Foto lain, kondisi monyong mobil Yaris dan pikap merah sama-sama remuk. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
MENGERIKAN: Warga berupaya menyelamatkan seorang penumpang Pikap merah. Foto lain, kondisi monyong mobil Yaris dan pikap merah sama-sama remuk. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
MENGERIKAN: Warga berupaya menyelamatkan seorang penumpang Pikap merah. Foto lain, kondisi monyong mobil Yaris dan pikap merah sama-sama remuk. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di jalur Pantura Demak, tepatnya di wilayah Desa Loireng, Kecamatan Sayung kilometer 12, Demak-Kudus, Sabtu (30/1) petang. Laka yang melibatkan mobil Toyota Yaris warna hitam nopol K 9141 QC, sepeda motor Yamaha Mio nopol H 4117 AAG dan sebuah pikap warna merah nopol H 1683 NG tersebut mengakibatkan 2 orang tewas dan 2 orang lainnya dalam kondisi kritis.

Korban tewas diketahui bernama Slamet, 45, sopir mobil pikap, warga Lamper Lor, Kota Semarang. Korban terjepit kabin mobil hingga tewas di tempat. Sedangkan, korban meninggal lainnya, Lambang Arie Murti, 25, penbonceng sepeda motor, warga Pati, ditemukan mengapung di sungai dekat jalan raya setelah yang bersangkutan terlempar dalam kecelakaan maut tersebut.

Korban terpental sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Kedua korban tewas langsung dievakuasi petugas dan warga ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. Sementara, untuk dua korban lainnya yang keadaannya kritis dilarikan ke RS Sultan Agung, Semarang. Yang satu adalah penumpang pikap dan korban lainnya pengendara sepeda motor.